Hardikda ke-67 di SMA Negeri Ulumul Quran: Dari Khidmat Upacara, Menanam Pohon, hingga Bergerak Bersama Menjaga Sekolah

Pidie, 2 September 2026 | SMA Negeri Ulumul Quran memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-67 Aceh dengan rangkaian kegiatan yang tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga membawa pesan nyata tentang kepedulian terhadap lingkungan dan semangat kebersamaan.

Peringatan Hardikda ke-67 diawali dengan upacara peringatan Hardikda yang diikuti oleh seluruh warga SMA Negeri Ulumul Quran. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap momentum penting pendidikan Aceh tersebut. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMA Negeri Ulumul Quran, Sulaiman, S.Pd., mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan Hardikda bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan SMA Negeri Ulumul Quran. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari peringatan Hardikda karena pendidikan tidak hanya berbicara tentang ruang kelas dan capaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana sekolah membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Para siswa dan guru terlibat secara langsung dalam kegiatan tersebut. Penanaman pohon diharapkan menjadi langkah sederhana yang dapat membangun kesadaran warga sekolah untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan gotong royong bersama di lingkungan sekolah. Guru, tenaga kependidikan, dan siswa bergerak bersama membersihkan serta menata lingkungan sekolah. Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Setiap warga sekolah mengambil bagian sesuai dengan perannya untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan sehat.

Bagi SMA Negeri Ulumul Quran, rangkaian Hardikda ke-67 menjadi momentum untuk memperkuat makna pendidikan melalui tindakan nyata. Upacara menumbuhkan penghormatan terhadap pendidikan, penanaman pohon menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, sementara gotong royong menguatkan karakter kebersamaan. Ketiganya menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung.

Melalui peringatan Hardikda tahun ini, SMA Negeri Ulumul Quran menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya sekolah yang mengintegrasikan karakter, kepedulian lingkungan, kebersamaan, dan semangat pendidikan. Sebab, pendidikan yang bermakna tidak berhenti pada apa yang dipelajari siswa, tetapi juga tercermin dari apa yang mereka lakukan dan kontribusikan bagi lingkungan di sekitarnya.

Selamat Hari Pendidikan Daerah ke-67 Aceh.
Terus bergerak, terus belajar, dan terus membangun pendidikan Aceh melalui aksi nyata.