Kurikulum Merdeka menjadi perubahan di system Pendidikan Indonesia dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini menjadi salah satu fokus Kemendikbudristek karena diyakini dapat mencapai visi pendidikan Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.Profil pelajar pancasila merupakan salah satu program dalam kurikulum merdeka. Profil pelajar pancasila dirancang untuk menentukan kompetensi yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia. Berdasarkan Kepmendikbudristek (2022), ada 6 kompetensi yang dimiliki profil pelajar pancasila yakni : (1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; (2) Berkebinekaan global; (3) Bergotong-royong; (4) Mandiri; (5)Bernalar kritis; dan (6) Kreatif. Profil pelajar pancasila dapat dikatakan sebagai karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu siswa (Kepmendikbudristek, 2022).
Adapun 7 tema Proyek profil pelajar Pancasila yang di laksanaka di tingkat SMA adalah :
Tema Gaya Hidup Berkelanjutan
Tema Kearifan Lokal
Tema Bhinneka Tunggal Ika
Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya
Tema Suara Demokrasi
Tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI
Tema Kewirausahaan
Dengan demikian SMA Negeri Ulumul Quran berdasarkan hasil rapat dengan kepala sekolah dan dewan guru membentuk tim koordinator dan mendiskusi pelaksanaan proyek profil pelajar Pancasila dengan tema yang di ambil yakni Suara demokrasi dengan sub tema pemilihan ketua OSIS tahun Pelajaran 2023-2024 dan pelaksanaannya dengan system blok.








